24 Oktober 2009,sore ini tk biasa terjadi dijogja apalgi minggu2 ni.cuacanya . sore ini pun akhirnya jogja basah. wuih….senengnya bisa liat ujan setelah sekian lama panas…coba ya…ada pelanginya.itulah hal yg aku rindukan. saat hujan turun..org2 berlari2 dijalan untuk berteduh. namun ada yg aneh.yg lain berteduh tp segerombolan org2 ini tidak. segerombolan pemuda-pemudi brseragam putih2 dengan ikat pinggang hitam terus berlari menyusuri jalanan demangan dengan semangatnya..hehehe…ternayat merek lagi pemanasan sebelum berlatih beladiri. tp cukuplah itu sebagai semangat yg hebat,dikala hujan meeka tetap berlatih dan menikmati itu semua bak anak kecil yg berlari2 dan menari srta menikmati hujan yg turun. mski sepanjang jln mereka dilihatin org bahkan ditertawakan,tp mereka tetap tersenyum ramah. aku bil mereka hebat,inilah org Indonesi yg tangguh meski badai menghadang tp tetap bersemangat.
tak cukup hanya itu. malam hari saaat aku pulamng menuju rumah, kulewati perbatasan kota jogja (ringroad selatan). kuberhentikan sepeda motorku di perempatan lampu merah dan kulihat sesosok laki2 renta yang duduk di bwh lmpu llulinta. dia hany terduduk diam tnpa ekspresi,hnya sibuk melihat mobil2 disekelilingnya. dia tak asing bagiku,karena hampir setiap hari aku pulang melewati jalanan ini aku selalu melihatnya, tp tak kusangka hingga selarut ini saat jam mununjukkan pukul 9 malam dia masih dsni. entah apa yg dia tungggu dan dia pikirkan. aku tak tau siap namanya,yg aku tau hanya dia sesosok lelaki yg menggunakan bntuan tongkat untuk berjalan karena kedua tangn dan kakinya tak sempurna. tiap hari disini untuk mencari sesuap nasi dengan ketrbatasan yg ada. mingkin ini bukanlah pilihan hidupnya tp dengan kaki dan tangan yg tak sempurna dia harus terus berjuang demi sesuap nasi. meskipun ini buknlah pekerjaan yg mulia. dan ku pun hanya dapt memndang dn tertunduk meliht ini semua ini.
25 Oktober 2009
pagi ini ku jalankan kembali roda motorku yg semakin reot dan semakin tua aja. tp aku tetap mencintainya. dan suatu hari nanti mungkin aku akn kehilngn di..hemmm………….hari ini aku melewati jalan gayam dan maih dikot jogja ini. sudah lam ku tak melihat sesosok lki2 ini dijalanan. sesosok bapak yng tidak mempunyai kaki yg berjlan dengan kursi roda dengan membawa kecrek an(lat muik yg terbuat dari tutup2 botol sofdrink yg telah digepengkan dan disusun dengan sebatang kku). hari ini ku lihat dia klembali bernyanyi dijalanan ini setelah sekian bulan aku apa yg terjdi denannya selama berbuln2 itu. tp hari ini aku melihatnya dengan baju dan topi yg sama. dia ayunkan kecrekannya untuk kembali lagi mencari sesuap nasi. ya…sesuap nasi untuk melanjutkan hidupnya. tak banyak memang ia dapatkan sekali dia melakukan ayunan kecrekannya. dalam sekali lampu merah mungkin dia hanya mendapatkan 200 rupiah dan mungkin 500 rupiah jk dia lagi beruntung. ini m4emang bukanlah pekerjaan yg layak tp iilah hidup yg membuat mereka harus mlakkukakn untuk meneruskan hidup mereka dan hnya dengan sesuap nasi mereka dapat bertahan hidup dari8 hari ke hari. semoga memang mereka ada yg memperhatikan dan memberi jalan yg lebih mulia untuk mereka hidup…
AKHIRNYA HUJAN DATANG JUGA, jogya ku segar kembali
iya mba…
mba bkin blog dagdigdug juga?
salam kenal…